Keranjang  

1 produk Rp 30.000

Produk baru

Tidak ada produk baru saat ini

Banting Harga

Tdk ada Barang Banting Harga

Twitter
Acehstore on Facebook
CS1 CS2

ACEH dari Sultan Iskandar Muda ke Helsinki

ACEH dari Sultan Iskandar Muda ke Helsinki

“Saya tidak tahu pasti, mengapa sejarah Aceh mesti disimpan di bawah karpet alias disembunyikan dari pengamatan pengunjung. Saya berkeyakinan, sejarah itu harus ditulis apa adanya. Manis atau pahit”.

---Irwandi Yusuf

Lebih detail


Rp 36.000 tax incl.

AS006

Ada/Tidak

5 item dalam persediaan


Judul: ACEH dari Sultan Iskandar Muda ke Helsinki
Penulis: Harry Kaliwarang
Penerbit: Bandar Publishing
Jumlah Halaman: 204 Hal

Pada abad ke 16 Ratu Inggris Elizabeth I mengirimkan utusannya Sir James Lancaster dan sepucuk surat yang ditujukan kepada saudara hamba Raja Aceh serta seperangkat perhiasan mahal. Sultan Iskandar Muda menerima maksud Kerajaan inggris untuk berlabuh dan berdagang diwilayah Aceh, dan mengirimkan surat yang ditulis dengan tinta emas diatas kertas yang halus  “I am the mighty ruler of the region bellow the wind, who hold sway over the land of Aceh and over the land of Sumatera and over all the land tributary to Aceh, with stretch from the sunrise to sunset.”


Hambalah sang penguasa perkasa negeri-negeri dibawah angin yang terhimpun diatas tanah Aceh ,Sumatera dan seluruh wilayah yang tunduk kepada Aceh,yang terbentang dari ufuk matahari terbit hingga matahari terbenam.

 

Sampai saat ini masih ada situs sejarah yang tersimpan berupa meriam yang diberi nama meriam Lada Sicupak yang diberikan oleh kesultanan Ottoman di Konstantinopel  kepada Sultan Iskandar Muda, asal usul pemberian nama meriam lada sicupak, utusan kerjaan yang diutus lutang-lantung karena padaa saat itu keadaaan Kesultanan Ottoman dalam posisi yang genting sehingga harus menjual barang persembahan yang akan dipersembahkan kepada raja Kesultanan Ottoman sedikit demi sedikit untuk bertahan.

 

Dan ketika sampai ketangan raja, persembahan mereka hanya tinggal lada sicupak, atau lada sekarung. Sultan menerima hadiah itu dengan senang hati, dan mengirimkan meriam kepada Sultan Iskandar Muda dan juga beberapa ahli perang...

No customer comments for the moment.

Only registered user can post a new comment.